Kamis, 14 April 2016

Sudut Pandang

Sebenarnya ada kata-kata yang berarti biasa saja, namun konotasinya menjadi negatif, bahkan tanpa perlu ada di dalam suatu kalimat?
Misalnya, eksploitasi dan bergairah
Kita memang suka sekali melabeli sesuatu menjadi negatif atau positif berdasarkan paradigma.

Jangkrik

Aku ingin jadi jangkrik yang menemani lelapnya tidurmu dengan nyanyianku. Aku ingin jadi jangkrik yang memuaskan hatimu ketika emosi.
Sayangnya aku hanyalah seekor semut yang tak pernah tampak dimatamu lalu terinjak.

Jumat, 18 September 2015

Menurtmu, bagaimana perasaanku


Menurutmu, bagaimana perasaanku?

Jika kau tanya apa aku pernah jatuh cinta, jawabannya “Dalam hidupku mungkin pernah ada beberapa nama yang aku anggap menarik, tapi jika harus dikorelasikan dengan kata cinta, jelas hanya namamu lah yang menjadi jawaban satu-satunya”
Aku padamu, jatuh cinta sejatuh-jatuhnya.
.

Aku menghabiskan bertahun-tahun bersama mu. Salah satu spekulasi dengan taruhan tertinggi yang pernah aku lakukan.
.

Rasanya baru kemarin ini semuanya terjadi dengan begitu manisnya, tiba-tiba kamu memberitahuku, bahwa kamu masih terlibat suatu cerita dengannya. Yang karena apa yang telah kamu lakukan, bisa jadi sewaktu-waktu dia menuntut komitmenmu.

Menurutmu, bagaimana perasaanku?




 @naskahyangtercecer.tumblr


Sabtu, 15 Agustus 2015

Kelabu

Kalau pun langit malam ini berwarna kelabu, yang terlihat hanyalah hitam. Karena yang menutupi yang selalu jelas terlihat, bukan yang ditutupi.


Sabtu, 13 Juni 2015

Pagi Yang Terlalu Pagi



Mei sudah mengakhiri dan Juni pun mulai mengawali hapir dua minggu..
masih ditanggal yang sama juga bulan yang sama namun keadaan yang kini kian berbeda ..

pagi ini terlihat terlalu pagi , padahal jarum jam pada arloji sudah mengarah
pada angka tujuh dan meperlihatkan sudut siku siku yang sempurna ..
mungkin pagi ini matahari kelelahan karna semalaman menjaga bulan ..
tapi bukan kah itu sudah menjadi kegiatan yang sama setiap harinya ?? entahlah ..
pagi ini angin pun mulai menari nari entah sisa sisa bahagia yang mana yang ia bawa kesana kemari ..
semoga saja kesejukan nya merembet pada hati ..

aneh rasanya melihat langit yang redup dipagi ini ..
entah disebelah mana ia menyembunyikan matahari ..
yang pasti pagi ini harus tetap kujalani setidaknya sampai siang terlewati dan malam menghampiri ..

Jumat, 17 April 2015

Titik Jenuh

“Selalu ada titik jenuh dalam hidup semua orang. Titik di mana kau hanya ingin berhenti sesaat. Ingin lari sejenak. Lari dari tanggung jawabmu, lari dari kepribadianmu yang seharusnya membuat orang lain merasa senang berada di dekatmu. Di mana kaubenci dengan segala macam rutinitas yang monoton, yang kaujalani berulang-ulang selama berbulan-bulan. Di mana kau sudah lelah beradaptasi agar diterima oleh mereka yang di sekelilingmu, yang sayangnya tak pernah bisa menyajikan hati yang tulus buatmu. Di mana kau ingin sekali membunuh orang-orang itu: mereka yang telah menyakitimu. Sayangnya, hal itu hanya bisa kaulakukan di dalam mimpimu saja.”

Minggu, 22 Maret 2015

Kita Berteman?


Kita teman
Yang bertemu dalam hiruk pikuk
Bercanda di tengah keramaian
Lantas berdua dalam sepi

Mungkin ini hanya antara aku dan aku
Karena aku tak pernah yakin mengertimu, maksud tatapanmu, dan arti kata sayangmu
Kau, kardigan merahmu, dan fanta merah darimu, entah kebetulan atau karena baru saja ku bilang suka pada satu warna itu
Aku melihatmu, manis dan lucu
Aku mengingatmu, lepas tawamu, dan lesung senyummu
Meski kau tak pernah tahu




Namun waktu berputar ke luar angan,  aku punya pilihan dan kau punya pilihan, kita berjalan berlawanan
Tak ada lagi kita yang dulu, berdua bingung di atas sepeda motor, bersama menyusuri kota, dan larut bersama malam
Tak ada lagi aku yang dulu, menemanimu, mengajarimu, dan mengantarkanmu
Untungnya kita masih bersapa, sesekali bercanda, dan aku menikmatinya, meski kau tak pernah tahu


#janganbingung.tumblr.com

Selasa, 17 Maret 2015

Mengeluh

Baru saja saya berfikir untuk selalu bersykur, tiba-tiba saja muncul fikiran mengeluh dalam kepala. saya rasa bukan saya saja.. kebanyakan kita sering mengeluh terhadap sesuatu. coba kita kembali ke beberapa waktu silam. bukannkah kita pernah berdoa untuk keinginan diri akan suatu hal diwujudkan Tuhan, dan setelah terwujud dan kita jalani, kenapa kita justru mengeluh bukannya bersyukur. 

malam ini saya mengeluh tentang pekerjaan saya.. tepatnya bukan malam ini tapi akhir-akhir ini. saya juga tidak tau kenapa saya begitu sensitif dalam minggu-minggu ini. apa ada hubungan nya dengan

easy-forex