Sabtu, 10 November 2012

Untuk Malam Yang Galau



Pukul 12.00 malam, detak jam dinding yang berbunyi setiap 15 menit terdengar begitu keras menghampiri gendang telinga ku. Kegalauan pun membayangi setiap sudut ruangan yang terlihat oleh ku. Tak sedetikpun kepala ini tidak dipenuhi oleh pertanyaan pertanyaan jiwa yang sangat membebani. Imajinasi yang biasanya ku khayalkan setiap 15 menit sebelum terlelap dalam tidur terlalu sempurna untuk menjadi sebuah kenyataan. Malam kosong yang tak pernah kuharapkan, membawa angin gelisah yang sangat menganggu dan mengacaukan niat ku untuk menerka makna sebuah lagu.

Apa yang salah dengan malam ini?
Waktu menjadi pelan dan terasa begitu lama
Lagu beat yang sedang ku dengarkan seketika berubah seperti lagu sendu yang menambah kegalauan
Rasa lelah setelah menjalani aktifitas hingga malam hari, hempas begitu saja dan menjelma menjadi kekuatan untuk tetap di posisi galau (?)

Galau, galau dan galau. Kata itulah yang benar benar sedang melanda dan menghujat batin ini *PUAH. Rumah yang sepi, malam yang bertambah malam dan satu lagi, handphone dengan pulsa 21 rupiah melengkapi kegalauan yang datang tanpa diundang dan pulang tanpa diantar wakakak-__-

Mungkinkah yang lain juga merasakan galau seperti ini? kalau memang ia, apa yang mereka galaukan? Atau mungkin mereka sedang menikmati malam minggu dengan secangkir kopi hangat?(apaomong). Apapun yang mereka lakukan, intinya saya sedang galau wakakakak
Dipenghujung malam, bingkaian kata kata telah lelah kurangkai.walaupun singkat namun terasa lega karena kegalauan sedikit tertuangkan.

“Selamat malam kaula muda”

0 komentar:

Poskan Komentar